Author: Unknown
•12:13 AM


Sudah waktunya panen !!
Pastikan membentuk bunga dan menangis malam dalam gaun tidak menutupi ketelanjangan
merengek, hingga pembantaian pergi,
Tunggu panen pahit, dan aku menyembunyikan kejuaraan di jantung mimpi
awan tidak hujan, tapi semangat
Bersandar di bahu singkapan batuan acuh tak acuh.
Tidak panik pada lahan yang luas dan rindu muram berserakan,

Dari penderitaan, aku menangis rindu
Nyanyikan ayat penderitaan terhadap kerinduan
Tidak mengalami atau lemah lembut

Aku tidak merasa seperti menari atau berkeinginan erat
Tidak berperan dalam dua dunia
Aku tidak bisa menerima peran diam
Aku tidak merasakan keinginan
Bahkan rindu berakhir. !

Hal ini masih belum tahu
Bagaimana tariannya bersamaku
Masih tidak tahu bagaimana untuk memilih di kisaran
Basuh dan memurnikan dari dosa mendekati
Masih tidak menyadari bagaimana aku minum dari sungai yang diracun
Masih tidak tahu bagaimana untuk memberitahu kisah rindu
Warna tercermin pada diri
|
This entry was posted on 12:13 AM and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments: